Rabu, 27 Agustus 2014

Membuat template Website dengan tampilan yang menarik

Selamat beraktivitas, pada kesempatan ini di samping banyak pekerjaan yang harus di selesaikan penulis menyempatkan untuk menulis tutorial ini guna untuk memperbaharui informasi yang ada di Blog Haris Larva sekaligus berbagi pengetahuan apa yang penulis ketahui dan masih ada yang seharusnya penulis publikasikan di halaman ini namun dengan keterbatasan waktu maka sedikit demi sedikit penulis publikasikan. Nah, pada tutorial kali ini akan di jelaskan bagaimana membuat template website yang bagus dan menarik. Oleh karena itu, penulis sempat mencari di om google dan kebetulan penulis menemukan situs yang menyediakan tempat untuk mendesain template secara online dan menarik.

Dengan menemukan salah satu situs tersebut maka penulis langsung saja mencobanya dan langsung membuat tutorialnya agar sahabat-sahabat semua yang belum tahu dapat mengetahuinya dan segera mencobanya dan bagi yang sudah mengetahuinya di lewati aja gak apa-apa. Sebelum kita masuk pada langkah-langkahnya silahkan lihat dulu contoh tampilannya di bawah ini :
Berikut ini adalah langkah-langkahnya :

  1. Langkah awal silahkan berkunjug di situs dotemplate
  2. Setelah anda berada di halaman website tersebut tentunya anda menjumpai beberapa contoh template yang sudah di sediakan oleh situs tersebut dan untuk melihat contoh lainnya anda klik Link Browse all editable Templates dan anda bisa mendownloadnya langsung dengan cara mengklik template tersebut sampai muncul link download.
  3. Untuk mengedit template baru maka anda pilih salah satu template di bawah keterangan Try the latest version of our template editor pada halaman awal situs tersebut dengan cara mengklik template tersebut.
  4. Setelah anda sudah berada di halaman editor template maka anda tinggal mengedit sesuai dengan selera anda dengan cara mengklik menu yang ada di bagian atas halaman, seperti anda ingin mengganti background maka anda pilih menu background.
  5. Selanjutnya jika sudah selesai anda mendesign dan sesuai dengan selerah anda maka tinggal anda simpan dengan cara mengklik menu Save/Download.
  6. Setelah anda mengklik menu Save/Download maka anda di berikan pilihan untuk jenis penyimpanan templatenya, selanjutnya tinggal anda pilih saja sesuai kebutuhan anda dengan cara mengklik salah satu menu yang anda inginkan.
  7. Selanjutnya jika sudah anda download tinggal anda import di halaman website anda.
  Itulah sedikit pengetahuan yang sempat penulis sampaikan pada kesempatan ini, semoga ini bisa bermanfaat buat anda dan bisa membantu anda yang ingin mendesain template yang baik.

Jumat, 08 Agustus 2014

Membuat aplikasi informasi penggunaan batterey laptop

Pada artikel kali ini penulis akan menyajikan sebuah tutorial tentang membuat sebuah aplikasi infromasi penggunaan Batterey Laptop yang di buat lewat aplikasi Visual Basic 6.0. Pada aplikasi ini berfungsi untuk menyampaikan atau memberikan informasi serta menjadikan jendela desktop computer kita menjadi vakum dan tidak bisa membuka aplikasi lain ketika kondisi batterey telah terisi dengan penuh mencapai 100% dan pada saat batterey sedang Low hingga 15%. Mungkin aplikasi ini terlihat sederhana akan tetapi tentu ini juga ada manfaatnya di karenakan ketika batteret laptop anda sedang lowbet atau full maka muncullah informasi tersebut dan tidak bisa lagi mengakses aplikasi lain sebelum charger di pasang ketika sedang lowbet dan di lepas ketika sedang full.

Nah, tidak perlu kita panjang lebar tentang bagaimana kerja aplikasi ini, nantinya anda akan tau sendiri ketika sudah menggunakannya. Untuk cara membuatnya mari kita ikuti langkah-langkah berikut ini.

Langkah pertama yang anda lakukan adalah merancang tampilannya, seperti yang penulis sajikan dan praktekkan tampilannya tidak terlalu menarik. Jika,  anda ingin tampilan lebih menarik anda bisa kreasikan sesuai keinginan anda. Untuk lebih jelasnya tampilan yang penulis buat kurang lebih seperti gambar di bawah ini.


Pada interface tersebut ada beberapa objek/tools yang digunakan untuk mengatur tampilannya di antaranya :

1.      Label : Label1, Label2, Label3, Label4, Label5 dan Label6.
2.      Timer : Timer1, Timer2 dan Timer3.
3.      Progressbar : Progressbar1.
4.      Commandbutton : Command1.
5.      Sysinfo : Sysinfo1.
6.      Image : Image1.

Setelah anda desain kurang lebih seperti gambar  diatas. Sebaiknya anda tidak perlu mengganti namenya biarkan saja tetap pada name defaultnya. Karena pada script yang penulis sajikan sesuai dengan nama default objek tersebut.

Selanjutnya anda tambahkan modules di aplikasi anda dan tambahkan script di bawah ini :
Public Declare Function SetWindowPos Lib "user32" (ByVal Hwnd As Long, ByVal hWndInsertAfter As Long, ByVal x As Long, ByVal y As Long, ByVal cx As Long, ByVal cy As Long, ByVal wFlags As Long) As Long
Public Const HWND_TOPMOST = -1
Public Const HWND_NOTOPMOST = -2
Public Const SWP_NOSIZE = &H1
Public Const SWP_NOMOVE = &H2
Langkah selanjutnya buka text editor pada form anda dengan mengklik duak kali pada form dan masukkan script di bawah ini :
Option Explicit
Private Sub Command1_Click()
Me.WindowState = 0
ProgressBar1.Visible = True
Label5.Visible = False
Unload Me
Me.Show
End Sub
Private Sub Form_Load()
Timer1.Interval = 1000
Timer1.Enabled = True
Call Timer1_Timer
Call Timer3_Timer
End Sub
Private Sub Form_Resize()
If Me.WindowState = 2 Then
SetWindowPos Me.Hwnd, HWND_TOPMOST, 0, 0, 0, 0, SWP_NOSIZE Or SWP_NOMOVE
Label5.Top = Me.Top + 5000
Label5.Left = Me.Left + 6000
Command1.Top = Me.Top + 6000
Command1.Left = Me.Left + 9000
Image1.Top = Me.Top + 9400
Image1.Left = Me.Left + 18500
ProgressBar1.Top = Me.Top + 4300
ProgressBar1.Left = Me.Left + 7500
End If
End Sub
Private Sub Timer1_Timer()
If SysInfo1.BatteryLifePercent <> 255 Then
ProgressBar1.Value = SysInfo1.BatteryLifePercent
Label1.Caption = "BatteryLifePercent = " & Format$(SysInfo1.BatteryLifePercent / 100, "Percent")
Label2.Caption = "BatteryLifeTime = " & Format$(Val(SysInfo1.BatteryLifeTime) * (1 / 3600), "#.##") & " Hours"
Select Case SysInfo1.BatteryStatus
Case 1
Label3.Caption = "BatteryStatus = HIGH"
Case 2
Label3.Caption = "BatteryStatus = LOW"
Case 4
Label3.Caption = "BatteryStatus = CRITICAL"
End Select
ProgressBar1.Enabled = True
Else
Label1.Caption = "No Battery Present"
ProgressBar1.Value = 0
ProgressBar1.Enabled = False
End If
Label4.Caption = "Battery status: " & getBatteryStatus()
If Label1.Caption = "BatteryLifePercent = " & "100.00%" And Label4.Caption = "Battery status: 2" Then
Me.WindowState = 2
Label5.Visible = True
'Command1.Visible = True
Label5.Caption = "BATTERY TELAH TERISI PENUH SILAHKAN CHARGER ANDA . . . !!!"
End If
If Label1.Caption = "BatteryLifePercent = " & "15.00%" And Label4.Caption = "Battery status: 1" Then
Me.WindowState = 2
Label5.Visible = True
'Command1.Visible = True
Label5.Caption = "BATTERY SEDANG LOW SILAHKAN PASANG CHARGER ANDA . . . !!!"
End If
If Label4.Caption = "Battery status: 1" And Label5.Caption = "BATTERY TELAH TERISI PENUH SILAHKAN PASANG CHARGER ANDA . . . !!!" Then
Me.WindowState = 1
'Command1.Enabled = True
End If
If Label4.Caption = "Battery status: 2" And Label5.Caption = "BATTERY SEDANG LOW SILAHKAN PASANG CHARGER ANDA . . . !!!" Then
Me.WindowState = 1
'Command1.Enabled = True
End If
End Sub
Public Function getBatteryStatus() As Integer
Dim obj As Object, obj2 As Object, stat As Integer
' Get Battery Status
' Return Value Meaning
'0 No battery
'1 The battery is discharging.
'2 The system has access to AC so no battery is being discharged. However, the battery is not necessarily charging.
'3 Fully Charged
'4 Low
'5 Critical
'6 Charging
'7 Charging and High
'8 Charging and Low
'9 Charging and Critical
'10 Undefined
'11 Partially Charged
stat = 0
Set obj = GetObject("winmgmts:").InstancesOf("Win32_Battery")
For Each obj2 In obj 'loop in objects
stat = obj2.BatteryStatus
Next
getBatteryStatus = stat
End Function
Private Sub Timer3_Timer()
Label5.ForeColor = Int(Rnd * 255 * 255 * 255)
End Sub
JIka sudah selesai semua di buat maka langkah selanjutnya buatlah setupnya menggunakan tools pada visual basic yaitu Package & Deployment Wizard. Atau download disini.

Sekian yang dapat penulis uraikan dan berikan tutorial pada artikel ini, semoga artikel ini bermanfaat dan bisa anda pergunakan. 


Rabu, 06 Agustus 2014

Download gratis aplikasi website dalam bentuk CMS open source


Kategori
Nama aplikasi/cms
Aksi
Website Penjualan
Galerifashion
Griyah
Toko Penjualan HP
Prestashop
Website Sekolah
CMS Balitbang
Website Berita
Lokomedia
Lain-Lain
Chat – AJAXPHPMYSQL
Contoh Chat – PHPMYSQL
Contoh Multi Edit – PHPMYSQL
login sistem - dengan progressbar – PHPMYSQL
Ordering Sistem [Super Keren] – PHPMYSQL
posting dan komentar – PHPMYSQL
Posting seperti FB –AJAXPHPMYSQL
Quis Online Super Keren – PHPMYSQL
Slider Gambar Pagination – PHPMYSQL
Tambah,Edit,Hapus – PHPMYSQL
Ujian Online Keren – PHPMYSQL
Upload Download Search – PHPMYSQL
uploader – PHPMYSQL
votting dengan Chart – PHPMYSQL


Jumat, 04 Juli 2014

Langkah-langkah mengupload website lokomedia di idhostinger

Pada artikel kali ini akan di bahas mengenai bagaimana cara mengupload website ke hosting atau dengan kata lain bagaimana cara website kita bisa online sehingga bisa di akses oleh orang lain. Untuk mengupload website seperti biasa kita harus memiliki sebuah domain yaitu nama atau alamat website yang akan di akses oleh pengunjung website kita nantinya. baca artikel cara membuat domain gratis di idhostinger. Ada beberapa tipe domain yang di sediakan oleh penyedia jasa hosting website baik itu yang berbayar maupun yang free atau yang sifatnya gratis diantaranya ada yang menggunakan .com, .org, .gov, .net, dan lain-lain sebagainya. Untuk memilih tipe domain website kita tentunya di sesuaikan dengan sifat website yang kita miliki. Jika website kita sifatnya komersil maka umumnya menggunakan .com, ada juga yang menggunakan subdomain seperti yang penulis gunakan pada contoh kali ini yang akan kita bahas pada artikel ini.

Pada artikel ini akan di bahas tentang bagaimana cara mengupload website di www.idhostinger.com. kelebihan jasa penyedia layanan hosting ini adanya penyedian subdomain yang sifatnya free sehingga kita bisa jadikan sebagai bahan pembelajaran untuk mengupload website yang kita buat. Nah, pada artikel ini yang akan di jadikan bahan praktek yaitu website yang menggunakan CMS lokomedia. Mungkin anda bertanya CMS lokomedia itu seperti apa ? CMS ini banyak di gunakan untuk website penjualan, ada juga yang di gunakan untuk website portal berita. Bisa juga anda lihat info selengkapnya di situsnya di www.bukulokomedia.com Agar tidak terlalu panjang lebar langsung saja kita masuk pada inti permasalah yaitu mengupload website CMS lokomedia. Simak langkah-langkahnya berikut ini :

Langkah pertama anda tentunya sudah memiliki file website yang siap untuk di upload dan pastikan database website anda sudah di backup. Baca artikel cara membackup database.

Langkah kedua anda harus memiliki software filezilla client yang akan di gunakan untuk mengupload website kita nantinya. Jika anda belum memiliki aplikasi tersebut silahkan download dulu aplikasinya di sini. Setelah anda download lanjutkan dengan menginstal aplikasi tersebut.

Langkah ketiga anda akses akun anda yang sudah anda buat di idhostinger. Dan pastikan anda sudah membuat domain atau subdomain. Jika anda sudah membuatnya, langkah selanjutnya anda buka domain anda dengan cara mengklik nama domain atau subdomain tersebut.

Langkah keempat anda cari menu yang ada di control panel yaitu menu DataBase MySql, terlebih dahulu anda harus mengupload database yang anda sudah backup. Sebelum anda mengimpornya anda harus membuat dulu nama databasenya dengan cara mengklik menu DataBase MySql.

Langkah kelima anda buat nama databasenya, isi pada form yang sudah di sediakan dengan nama databasenya dan usernamenya, lalu klik tombol buat. Jika sudah berhasil maka akan muncul di bagian bawah nama database yang anda sudah buat. Selanjutnya anda klik tanda icon tambah yang ada di samping nama database tersebut sehingga muncul beberapa menu.


Pada menu tersebut anda klik pada menu PhpMyadmin sehingga terbuka tab baru yang menampilkan menu PhpMyadmin. Selanjutnya anda klik menu Import lalu klik tombol Choose File untuk mencari file database website anda, jika anda sudah dapat langsung klik open lalu klik tombol Go pada bagian bawah untuk melakukan proses import database website anda.

Langkah keenam anda kembali pada menu kontrol panel lalu anda klik pada menu Akses FTP sehingga di tampilkan FTP IP, username dan password FTPnya seperti pada gambar di bawah ini.




Selanjutnya anda buka aplikasi FileZila dan masukkan pada kotak FTP host anda dengan nama FTP IP, pada username anda masukkan username yang ada di username FTP, pasword anda isi sesuai password FTP, dan port isikan port yang ada di port FTP. Jika sudah selesai semuanya di isi maka klik tombol Quickconnect.


Langkah ketujuh anda cari file websitenya, pada artikel ini penulis memberikan contoh yang masih tersimpan di drive C tepatnya di dalam folder xampp maka akses folder website anda yang ada di dalam folder htdocs dan klik lagi nama folder website sehingga terbuka semua folder dan file yang ada di dalamnya, selanjutnya anda blok semua folder dan file tersebut dan drag ke kotak sebelah kanan atau di dalam folder public_html. Jika sudah selesai maka tunggu proses sampai selesai di upload. 

Langkah kedelapan setelah proses upload sudah selesai maka masih ada langkah selanjutnya yang harus anda lakukan yaitu sesuaikan nama database, username, dan password database. untuk itu masuk pada menu control panel dan klik pada menu File Manajer 1. Jika belum di Install maka klik tombol Install. 

Langkah kesembilan anda cari folder config dan klik folder tersebut lalu didalam folder tersebut anda cari file koneksi.php. Klik kanan pada file tersebut lalu pilih menu edit file.


Pada kotak teks yang ditampilkan pada gambar di atas anda isi nama server seperti pada contoh pada gambar tersebut, username, password dan database anda isi sesuai dengan username, password dan nama database yang anda sudah buat. Jika sudah selesai semua di isi dengan benar maka klik tombol Save.

Selanjutnya anda akses domain atau alamat website anda untuk melihat hasilnya. Sebagai contoh yang penulis berhasil upload lihat di situs ini http://www.aris-shop.hol.es.

Semoga artikel ini bermanfaat buat anda sehingga dapat anda praktekkan dan  sukses, jika masih kurang di pahami, silahkan anda berikan komentar di kolom komentar di bawah ini.


Cara backup database website ofline sebelum di upload

Database merupakan sekumpulan tabel yang saling berhubungan antara satu dengan yang lainnya yang tersimpan dalam sebuah komputer yang di gunakan perangkat lunak khusus untuk mengaksesnya seperti Microsoft acsess dan lain-lain. Database tidak lain merupakan isi atau data – data sebuah aplikasi baik yang berbasis desktop maupun yang berbasis website yang di akses secara online.

Pada artikel ini, penulis akan berbagi pengetahuan tentang bagaimana cara membackup sebuah database website yang tersimpan di phpmyadmin. Seperti biasa sebelum kita mengupload sebuah file website tentunya kita harus backup database sebelum di upload di hosting online. Nah, untuk lebih jelasnya akan penulis uraikan langkah-langkahnya sebagai berikut ini :

Langkah pertama yang harus anda lakukan untuk melihat database anda yaitu dengan membuka browser anda entah itu aplikasi Mozilla, google chrome dan lain-lain. Kalau sudah terbuka aplikasinya maka anda ketikkan di search namenya atau biasa di sebut kotak alamat pencarian yaitu localhost/phpmyadmin lalu tekan enter.

Langkah kedua anda pilih nama database anda  yang akan di backup. Setelah anda klik maka akan di tampilkan tabel-tabel yang ada di dalam database tersebut.

Langkah ketiga ketika anda sudah memilih database yang akan di backup maka selanjutnya anda klik tombol Export. Selanjutnya akan di tampilkan beberapa type penyimpanan databasenya maka anda pilih SQL lalu tekan tombol GO yang ada di pojok kanan bawah.




Setelah anda klik tombol GO maka terjadilah proses export database dan biasanya akan di simpan di folder downloads maka anda cek pada folder downloads yang ada di komputer anda.

Itulah sedikit pengetahuan yang dapat penulis tuangkan dalam artikel ini tentang bagaimana cara membackup database website yang masih ofline, semoga artikel ini bermanfaat buat anda dan semoga berhasil juga di praktekkan.

Kamis, 03 Juli 2014

Cara mendapatkan driver komponen laptop yang belum terinstall

Salah satu permasalahan yang paling sering di hadapi ketika selesai menginstal sebuah laptop yaitu ada sebuah komponen atau driver komponennya belum terpasang atau terinstal meskipun kita sudah menginstal Driver bawahannya ataupun menggunakan aplikasi lain seperti Driver Pack Solution. Akan tetapi, permasalahan tersebut masih belum bisa teratasi dengan kata lain masih belum bisa terbaca dan tidak bisa berfungsi.

Berkaitan dengan permasalahan yang di jelaskan di atas penulis browsing di internet dan sharing juga sama teman ternyata ada cara lain yang bisa mengatasi permasalahan tersebut dengan mendownload driver di salah satu situs yang dapat mengatasinya. Tanpa panjang lebar penulis pun langsung mempraktekannya dengan langkah-langkah sebagai berikut.

Langkah pertama yang di lakukan adalah masuk di Mycomputer atau Windows Explorer lalu klik kanan pada menu Computer dan pilih Properties sehingga muncul beberapa menu. Cara lain anda bisa masuk di Control Panel >> System and Security >> System. Pada menu tersebut anda pilih Device Manager sampai muncul kotak dialog Device Manager.

Langkah kedua anda cari keterangan driver komponen laptop anda yang belum terinstal dan biasanya di tandai dengan tanda seruh (!)berwarna kuning.

Langkah ketiga Setelah anda dapatkan maka klik kanan pada keterangan yang di tandai dengan tanda seru (!) tersebut lalu pilih properties sehingga muncul sebuah kotak dialog dan anda pilih tab Details. Untuk lebih jelasnya anda perhatikan gambar di bawah ini.



Langkah ke empat anda copy nilai yang ada pada property yang ada di bawah keterangan Value. Jika, ada lebih dari satu maka anda pilih yang paling atas.

Langkah ke lima anda kunjungi situs devid.info dan paste kode yang anda copy dari nilai property di kotak Masukkan Device Id dan clik tombol Search. Jika berhasil maka akan di tampilkan beberapa driver yang berkaitan dengan kode driver laptop anda yang belum terpasang. Selanjutnya anda pilih dan download salah satu driver tersebut dan install di laptop anda. 

Itulah yang sempat penulis sharing kepada anda. Semoga artikel ini bermanfaat buat anda dan dapat mengatasi permasalahan yang sama penuli alami.


Senin, 23 Juni 2014

Membuat label undangan menggunakan Mail Merge

Pada kesempatan ini penulis akan berbagi tutorial tentang cara membuat Label Undangan menggunakan mail merge. Permasalahan ini muncul ketika ada seseorang yang minta bantuan untuk di buatkan label undangan pernikahannya pada saat itu penulis hanya membuat secara manual dengan menggunakan table dan di ketik secara manual. Setelah penulis browsing di internet ternyata ada yang lebih mudah dan lebih praktis untuk membuat sebuah label undangan tanpa di buat secara manual dengan menggunakan mail merge. Untuk lebih jelasnya anda simak langkah-langkah berikut ini.


Langkah pertama yang harus anda lakukan adalah buka jendela Microsoft office excel anda lalu buatlah table dengan field beserta recordnya. Seperti biasa ketika membuat sebuah label undangan maka yang di butuhkan adalah Nama dan Alamat serta kata Di. Untuk lebih jelasnya perhatikan contoh table di bawah ini dan anda bisa mengganti isinya sesuai yang anda butuhkan. Setelah anda buat tabelnya langkah selanjutnya anda simpan dengan nama file misalkan Undangan kemudian simpan di dalam folder yang mudah anda dapatkan.


Langkah kedua buka jendela Microsoft office word anda lalu langsung masuk pada menu Mailings. Setelah anda sudah klik menu Mailings selanjutnya anda klik lagi Start Mail Merge lalu pilih Labels… sehingga muncul kotak dialog Labels Options lalu pada Label Vendors anda pilih Other/Custom. Selanjutnya anda klik tombol New Label dan atur ukuran label yang anda inginkan. Sebagai contoh anda bisa samakan dengan contoh pada gambar di bawah ini, setelah di atur sesuai gambar tersebut selanjutnya anda klik Ok dan Ok.


Langkah ketiga anda klik tanda panah kecil pada ujung kiri atas pada kolom table dan klik kanan pada kolom table sehingga muncul menu Popup. Selanjutnya pada Cell Aligment anda pilih Align Center Left, untuk lebih jelasnya perhatikan gambar di bawah ini :


Langkah Ke empat anda masuk di menu mailings lalu klik pada Select Recipients sehingga muncul menu dropdown dan anda pilih menu Use Existing List… selanjutnya anda cari nama file yang sudah anda ketik di excel yang berisi Nama dan Alamat, jika anda sudah dapat klik file tersebut dan klik open. Selanjutnya akan muncul kotak dialog Select table yang berisi Sheet1,Sheet2, dan Sheet3 maka yang anda harus klik atau yang anda pilih adalah Sheet1 karena daftar nama di ketik pada Sheet1 lalu klik tombol Ok.

Langkah Ke lima untuk menampilkan data atau daftar nama beserta alamat yang anda ketik di excel maka selanjutnya anda arahkan kursor di dalam kolom label yang di mulai dari nama. Setelah anda tempatkan kursornya anda klik pada menu Insert Merge Field lalu pilih Field Nama. Selanjutnya anda arahkan lagi kursor di bagian untuk menempatkan kata Di lalu pada Insert Merge Field anda pilih Sambung, dan terakhir anda arahkan kursor anda pada bagian untuk menempatkan Alamat lalu klik lagi pada menu Insert Merge Field dan anda pilih field Alamat. Untuk kolom selanjutnya ikuti langkah untuk kolom pertama yang berbeda hanyalah urutan record jika nama pertama adalah record pertama maka selanjutnya adalah record kedua sampai seterusnya dengan catatan kata <<Next Record>> tidak di hapus.

Langkah ke enam setelah anda memasukkan field pada masing-masing kolom label maka selanjutnya untuk melilhat hasilnya anda klik Preview Results maka semua data dari record pertama sampai jumlah record yang anda masukkan pada kolom label akan di tampilkan.

Langkah ke Tujuah untuk mencetak semua data tersebut dari record atau jumlah nama-nama yang anda ketik di dalam file excel maka anda klik menu Finish & Merge sehingga muncul menu dropdown selanjutnya anda klik Print Documents… sehingga muncul kotak Merge to Printer. Catatan jika anda inginkan semua daftar nama di cetak secara keseluruhan anda pilih Option All, jika hanya satu record saja anda klik Current Record dan jika yang akan di cetak hanya sebagian saja misalkan hanya data 1 sampai 12 maka anda pilih yang option ketiga, pada text from anda masukkan angka 1 dan text To anda masukkan angka 12 lalu klik Ok maka akan tampil kotak dialog print. Selanjutnya anda langsung klik tombol OK tanpa melakukan perubahan apapun.