Minggu, 02 Maret 2014

Link sumber tercopy automatis pada saat artikel di copy

Link sumber merupakan hal terpenting dalam sebuah postingan karena dengan link sumber tersebut seseorang dapat mengetahui di blog mana di ambil atau di dapatkan artikel tersebut. Untuk mengikutsertakan link sumber artikel yang anda miliki agar pada saat orang lain atau pembaca artikel anda mengcopy file anda dapat tercopy automatis dapat di lakukan dengan langkah-langkah berikut ini :
  1. Masuk di akun blogger.
  2. Masuk pada menu template
  3. Cari kode tag </body> pada script template anda dengan cara tekan control + F lalu ketikkan tag </body>.
  4. Copy code di bawah ini lalu vaste tepat di atas tag </body>.
<script type='text/javascript'> if(document.location.protocol==&#39;http:&#39;)
{ var Tynt=Tynt||[];Tynt.push(&#39;cXIEhKYVSr4lJ5adbi-bpO&#39;);Tynt.i={&quot;ap&quot;:&quot;&quot;};
(function(){var s=document.createElement(&#39;script&#39;);
s.async=&quot;async&quot;;s.type=&quot;text/javascript&quot;;s.src=
&#39;http://tcr.tynt.com/ti.js&#39;;var h=document.getElementsByTagName(&#39;script&#39;)[0];
h.parentNode.insertBefore(s,h);})(); } </script>

     5. Simpan perubahan template anda dan lihat hasilnya.
Itulah cara agar link sumber data secara automatis tercopy pada saat orang lain mengcopy artikel pada blog yang anda miliki.

Rabu, 12 Februari 2014

Kelebihan membuat website dengan CMS Joomla


Seiring perkembangan teknologi saat ini baik dari segi hardware maupun dari pengembangan software, terutama pengembangan aplikasi pembuat website yang berbasis CMS semakin banyak di jumpai. Maka dari itu kebanyakan orang lebih memilih menggunakan aplikasi yang berbasis CMS dikarenakan lebih mudah dan lebih cepat untuk membuat website baik itu website pribadi maupun untuk perusahaan dan instansi yang digunakan untuk mempromosikan profil dari instansi tersebut dan untuk pribadi dapat di pergunakan untuk mempromosikan produk ataupun dapat di gunakan untuk menyalurkan ide-ide yang di dapatkan dari pengalaman sendiri. Pada kesempatan ini penulis akan memperkenalkan salah satu aplikasi pembuat website yang berbasis Content Management System (CMS) yang paling banyak di gunakan untuk membangung atau memebuat sebuah website yaitu aplikasi Joomla. Sebelum melangkah lebih jauh terlebih dahulu penulis akan memberikan gambaran tentang aplikasi Joomla.
Apa yang di maksud dengan Joomla ?
Joomla merupakan salah satu aplikasi pembuat website yang berbasis CMS (Content Management System) dari ratusan CMS yang ada di dunia maya yang bisa di dapat secara gratis.
Apa yang di maksud dengan Content Management System (CMS) ?
Content Management System (CMS) merupakan pengelolaan isi atau content. Sehingga bila di sebutkan sebagai web yang berbasis CMS maka bisa di definisikan sebagai aplikasi yang mampu pengelola isi atau content dari sebuah website yang meliputi seperti melakukan posting/publikasi, edit, maupun menghapus sebuah content. Yang termasuk dalam content ini yang dimaksud bukan hanya yang berbentuk teks akan tetapi bisa berupa tulisan, gambar, video, file dan lain-lain. Untuk melakukan pengelolaan yang di maksud bukan berarti semua orang yang berkunjung di web tersebut dapat mengelola content atau isi website tersebut akan tetapi yang berhak mengelola selain admin yaitu orang-orang yang telah di berikan autentikasi oleh pihak pengelola website dalam hal ini adalah administrator.
Sejarah singkat di rilisnya Joomla.
Pada tahun 2001 sebuah perusahaaan di Australia bernama Miro membuat sebuah CMS bernama Mambo. Software ini di buat dengan sistem open source sehingga konstributor terhadap pengembangan software ini sangatlah pesat. Karena melihat sisi bisnis yang semakin cemerlang pada tahun 2002, kini perusahaan mulai berubah pemikiran dan membuat dua versi dari Mambo yaitu versi open source dan versi komersil yang dijual. Versi open source dinamakan dengan MOS (Mambo Open Source) sedangkan versi komersilnya dinamakan Mambo CMS (Content Management System).
Pada tanggal 17 agustus 2005, perseteruan antara pengembang Mambo dengan Miro sebagai pemegang hak cipta mencapai puncaknya dimana para pengembang Mambo berlomba-lomba hijrah dan mengembangkan CMS Open Source sendiri dengan nama Joomla. Pada tanggal 16 september 2005 diperkenalkanlah Joomla Versi 1.0.0 kepada publik yang sebenarnya merupakan produk yang sama dengan Mambo 4.5.2.3, tetapi dengan beberapa perbaikan.
Kelebihan membuat website dengan Joomla.
Aplikasi Joomla merupakan aplikasi yang berbasis CMS dan banyak dipakai oleh pengembang web baik dari luar dan dalam negeri. Joomla mempunyai fitur-fitur yang lengkap dan untuk pemula tersedia aplikasi Auto Installer atau penginstalan automatis yang dapat digunakan untuk belajar. Serta untuk belajar joomla tersedia pula id-joomla.com yang menyajikan tutorial tentang CMS Joomla. Id-joomla.com merupakan comunitas Joomla, anggotanya sudah banyak dan mereka saling sharing tentang fitur dan flugin terbaru dari aplikasi Joomla.
Kemudahan dalam instalasi
Kemudahahn instalasi merupakan kelebihan CMS Joomla. Selain di install secara offline bisa juga di install secara online. Jika kita menginstall Joomla secara offline, maka komputer harus di instal terlebih dahulu aplikasi pendukung yang menjadikan server local yaitu XAMPP ataupun WAMP. Sedangkan untuk penginstalan secara online dapat di lakukan dengan mendaftar terlebih dahulu di Id Hostinger dan di dalamnya tersedia fitur untuk melakukan install automatis anda bisa memilih Joomla tersebut untuk melakukan penginstalan.
Kemudahan dalam pengelolaan.
Mengelola website Joomla tidaklah susah, dengan mengelola website dari halaman adminsitrator, tanpa harus menguasai bahasa pemrograman web maka orang yang baru belajar pun dapat dengan mudah menjalankanya.
Open Source.
Open source adalah upaya untuk melepaskan kode-kode program kepada publik karena Joomla adalah CMS Open Source, maka kita dapat menggunakannya secara gratis.
Banyak Fitur.
Joomla memiliki banyak fitur di dalamnya, Component, module, pluging dapat di download secara gratis. Selain itu anda juga bisa mengubah template standart Joomla dengan template yang anda inginkan dengan cara mendownload atau mendesign sendiri.
Kelebihan lain yang dimiliki Joomla yaitu lebih kuat dan kokoh, tersedia password admin sebagai protected area, Joomla lebih SEO Friendly, serta semua akses ada pada kendali Admin.

Beberapa versi-versi Joomla sebelum muncul Versi Joomla 3.0

Aplikasi Joomla merupakan aplikasi yang di gunakan untuk membangun website yang berbasis Content Management System (CMS). CMS Joomla bersifat open source serta dapat di gunakan oleh siapa saja yang akan membangung atau memiliki website menggunakan aplikasi joomla, aplikasi joomla juga di gunakan secara gratis oleh siapa saja. Sejak awal munculnya aplikasi joomla pertama sejak bulan september 2005 sampai sekarang, sudah banyak versi yang sudah dirilis yang telah di keluarkan yaitu mulai dari Joomla Versi 1.0, 1.5, 1.6, 1.7, 2.5 dan yang terbaru saat ini adalah Joomla Versi 3.0.

Joomla versi vers 1.0, 1.6, dan 1.7 di kategorikan dalam Standart Term Support (STS) yang hanya di beri dukungan kurang lebih dari 7 bulan.  Joomla Versi 1.5 dan 2.5 di kategorikan sebagai Long Term Support (LTS) yang di beri dukungan sampai 21 bulan. Dukungan untuk joomla versi 1.5 berakhir pada tahun 2012 dan versi 2.5 di pertengahan tahun 2014. Akhir September 2012, Developer joomla telah mengeluarkan versi terbarunya yaitu 3.0. sebelum sampai pada versi 3.0 developer joomla telah merilis versi joomla 3.0.0 Alpha1 pada pertengahan juli 2012, joomla 3.0.0 Alpha2 pada akhir juli 2012, Joomla 3.0.0 Beta1 pada akhir agustus 2012, joomla 3.0.0 Beta2 di pertengahan antara Joomla 3.0.0 Beta1 dan joomla 3.0.0 (Stable). Beberapa versi yang di keluarkan developer joomla sebelum sampai pada Joomla 3.0.0 (stable) dimaksudkan untuk memperbaiki celah-celah yang error (bug) yang kemungkinan ditemukan sebelum merilis Joomla 3.0.0 (Stable) dan untuk memperkenalkan pada pengembang (developer) ekstensi joomla (third-party) dan untuk mempersiapkan dan menguji ekstensi yang mereka buat agar dapat berjalan di joomla versi 3.0.0.

Joomla versi 3.0 merupakan terobosan yang revolusioner dari CMS Joomla. Hal tersebut bisa kita lihat dan bandingkan dari versi-versi sebelumnya bahwa segala sesuatu yang ada pada Joomla versi 3.0 tampak baru, sangat berbeda dengan versi sebelumnya. Beberapa hal yang membedakan adalah interface pengguna (user interface) yang benar-benar baru baik dari design forntend maupun design backend, instalasi yang lebih mudah, singkat, dan disederhanakan, layar edit artikel ditingkatkan dan dari fitur-fitur yang lainnya.

Aplikasi Joomla versi 3.0 termasuk dalam kategory Standart Term Supprot (STS) yang hanya didukung dan dikembangkan dalam waktu yang relatif pendek yaitu kurang lebih 7 bulan. Rilis Joomla 3.0 masih perlu banyak perbaikan dan penyempurnaan, selain juga diperuntukkan bagi para pengembang ekstensi untuk mempersiapkan dan menguji ekstensi yang dibuat. Bagi mereka yang memang benar-benar baru mengenal CMS Joomla dari awal, dimungkinkan untuk menggunakan Joomla 3.0 bagi mereka yang sudah membuat website dari CMS joomla menggunakan versi sebelumnya, belum ada alasan mendesak untuk perubahan joomla 3.0 sampai menunggu munculnya Joomla versi 3.5.

CMS Joomla bukanlah aplikasi (Perangkat Lunak) yang berdiri sendiri akan tetapi sebelum melakukan instalasi CMS Joomla ada beberapa perangkat lunak lain yang harus di install terlebih dahulu pada sistem komputer yang akan di gunakan untuk menjalankan Joomla yaitu PHP, MySql atau bisa juga Sql Server, dan Apache. Setiap muncul Joomla versi terbaru biasanya versi software tersebut terkadang juga ikut berubah jadi biasanya CMS joomla biasanya harus di sesuaikan dengan versi terbaru dari aplikasi pendukungnya. Untuk mendapatkan aplikasi-aplikasi pendukung Joomla tersebut bisa di dapatkan di aplikasi XAMPP karena aplikasi tersebut sudah di kemas dalam aplikasi tersebut.

Senin, 27 Januari 2014

Cara mendaftar akun gratis di Id Hostinger

Id Hostingermerupakan situs/web penyedia hosting atau tempat penyimpanan website gratis maupun berbayar yang menyediakan fasilitas yang banyak di butuhkan seseorang. Untuk itu, sebaiknya anda dapat menggunakan jasa penyedia hosting id hostinger sebagai tempat penyimpanan website anda dengan cara membuat akun pada Id Hostinger. Mengenai pembuatan akun pada id hostinger akan di uraikan pada artikel ini, untuk lebih jelasnya simak langkah-langkah berikut ini :
Langkah pertama anda harus memiliki akun email terlebih dahulu, seperti biasa tentunya sebuah website selalu meminta seseorang untuk memasukkan alamat emailnya pada saat melakukan pendaftaran.
Selanjutnya anda akses alamat website www.idhostinger.comdan buatlah akun anda dengan mengklik tombol buat akun atau menu Order sekarang, pada menu tersebut akan di tampilkan form pendaftaran akun dan masukkan data-data anda dengan benar seperti nama, e-mail, password dan kode verifikasi, selanjutnya tekan tombol Buat Akun. Perhatikan gambar di bawah ini :



Setelah akun anda berhasil di buat maka akan di kirimkan link verifikasi pada kontak e-mail anda lalu buka akun email anda lalu klik link verifikasi tersebut.
Setelah anda klik link verifikasi tersebut maka akun anda akan segera di aktifkan


Itulah cara mendaftar akun di website www.idhostinger.comsebagai jasa penyedian hosting domain website yang anda bisa gunakan, semoga artikel ini bermanfaat untuk anda serta tertarik untuk mendaftar dan menggunakan jasa Id Hostinger.

Minggu, 26 Januari 2014

Cara menghapus virus bat dengan cepat tanpa menggunakan antivirus

Virus Bat pada komputer terlalu sering kita jumpai, meskipun kelihatan tidak merusak system pada computer akan tetapi virus yang berekstensi bat tersebut dapat menggandakan dirinya pada saat user atau pengguna mengklik file tersebut, seperti yang sering muncul pada computer,  virus bat bentuknya seperti file command front yang namanya sesuai dengan nama file-file yang tersimpan pada computer, selain memperbanyak dirinya tentu juga virus tersebut memakai ruang pada tempat penyimpanan dikarenakan jika file tersebut sudah terlalu banyak pada computer. Selain itu, virus tersebut juga membuat user atau pengguna merasa tidak nyaman mengakses filenya karena setiap file yang di buka didalamnya terdapat file tersebut. Untuk mengatasi virus tersebut biasanya jika menggunakan antivirus untuk mencari atau menscan virus tersebut tidak akan di munculkan pada antivirus,
Untuk mengatasi virus tersebut agar tidak menggandakan dirinya di setiap file yang tersimpan pada komputer, penulis akan berbagi trik menghapus virus yang berekstensi bat secara cepat tanpa menggunakan antivirus. Cara tersebut cukup mudah yaitu Masuk di windows explorer dengan cara klik kanan pada tombol start kemudian klik windows explorer atau langsung menekan tombol Windows + E pada keyboard anda. Langkah selanjutnya anda klik salah satu drive anda misalkan drive D, lalu tempatkan kursor di kotak pencarian lalu ketikkan karakter .bat lalu tekan enter, maka automatis virus yang berekstensi bat tersebut akan di munculkan seperti nama file anda adalah belajar komputer jadi yang muncul adalah belajar komputer.bat dan hapus semua file yang berekstensi bat dengan cara blok semua file virus tersebut lalu tekan tombol Shift + Delete. Lalu tekan tombol yes untuk menghapus semua file tersebut. Sedikit penjelasan tentang penulisan .bat, maksud dari penulisan tersebut yaitu mencari file yang berekstensi bat,  jika anda mencari file atau virus yang berekstensi selain bat maka anda bisa melakukannya dengan mengetikkan tanda titik lalu di ikuti dengan ekstensi file atau virus tersebut. Untuk menghapus di drive lain anda tinggal mengulangi langkah-langkah tersebut.
Itulah sedikit trik cara menghapus virus yang berekstensi .bat atau berekstensi lainnya dengan cepat tanpa menggunakan antivirus yang penulis ketahui, semoga artikel ini bermanfaat untuk anda.

Sabtu, 25 Januari 2014

Cara penggunaan rumus VLOOKUP di Microsoft Excel

Microsoft office Excel merupakan software suite yang artinya software yang di kemas menjadi satu aplikasi yaitu aplikasi Microsoft office. Micorosoft excel menyediakan kemudahan dalam menyelesaikan pekerjaan diantaranya dapat melakukan perhitungan angka serta dapat memasukkan rumus atau formula sehingga memudahkan dalam pengolahan data yang berbentuk angka, seperti pada artikel sebelumnya sudah di bahas cara menggunakan rumus penjumlahan, penggunaan rumus menggunakan IF, pada artikel ini akan di bahas cara penggunaan rumus VLOOKUP. Bagi anda yang ingin mengetahui cara penggunaan rumus VLOOKUP anda simak langkah-langkah berikut ini :
  1. Buka jendela Microsoft office excel lalu buat dua buah table yang lengkap dengan fieldnya, satu table sebagai referensi penilaian pada table yang akan membaca nilai tersebut. Untuk lebih jelasnya bisa di perhatikan gambar berikut ini.
  2. Langkah selanjutnya pada table sebelah kanan tepatnya pada kolom G di bawah keterangan tempatkan kursor anda lalu ketik rumus awal yaitu =VLOOKUP(F2, setelah anda beri tanda pemisah yaitu (,) lalu blok table yang ada pada sebelah kiri yang di jadikan sebagai rujukan untuk di baca pada table sebelah kanan. JIka anda sudah membloknya maka rumus akan berubah seperti ini =VLOOKUP(F2,A1:B5 selanjutnya blok rumus A1:B5 lalu tekan tombol F4 maka rumus berubah menjadi seperti ini =VLOOKUP(F2,$A$1:$B$5 setelah anda menekan tombol F4 langkah selanjutnya berikan tanda pemisah seperti sebelumnya yaitu tanda (,) jika tidak sesuai maka ganti menjadi (;). Setelah anda berikan tanda pemisah selanjutnya ketikkan angka 2 sehingga rumus berubah menjadi seperti ini =VLOOKUP(F2,$A$1:$B$5,2 yang menunjukkan hasil yang akan di tampilkan berada pada kolom ke 2. Setelah anda sudah membuat rumus seperti di atas langkah selanjutnya anda tekan enter maka rumus berubah menjadi seperti ini =VLOOKUP(F2,$A$1:$B$5,2).
  3. Langkah selanjutnya isi nilai kolom kehadiran berdasarkan nilai yang ada pada table sebelah kiri yaitu antara nila 1-4 lalu perhatikan hasilnya pada kolom keterangan, secara otomatis akan berubah sesuai dengan table rujukan pada table yang di jadikan sebagai referensi. Untuk melihat hasilnya kurang lebih seperti gambar di bawah ini.
  4. Selesai.


Itulah gambaran tentang penggunaan rumus VLOOKUP pada microsoft office Excel, semoga artikel ini bermanfaat untuk anda.

Jumat, 24 Januari 2014

Cara membuat option dan menampilkan hasil di browser menggunakan php

Bahasa pemrograman PHP merupakan bahasa yang di gunakan untuk membangun sebuah website, untuk belajar bahasa pemrograman PHP bagi penulis memerlukan ketekunan dan kesabaran untuk mengetahuinya, untuk itu di samping saya memulai untuk belajar penulis akan menulis di blog ini sedikit demi sedikit yang penulis ketahui agar nantinya apa yang penulis ketahui dapat bermanfaat juga bagi pembaca atau bagi anda yang ingin belajar bahasa pemrograman PHP. Untuk pembahasan ini, penulis akan membahas perintah membuat pilihan option button kemudian menampilkan hasil di browser melalui tombol proses menggunakan bahasa PHP. Berikut ini akan penulis uraikan tentang perintah tersebut.
Langkah pertama buat form pilihan option dengan listing program di bawah ini lalu simpan di dalam folder xampp tepatnya di dalam folder htdocs  dengan nama file inputpilihan.php.
<html>
<head>
<title>Latihan Bahasa PHP</title>
</head>
<?php
echo"Membuat file Option button Menggunakan PHP";
echo"<br>";
echo"Apakah jenis kelamin anda?";
echo"<form method='post' action='cetak.php'>
<input type='radio' id='jk' name='jk' value='Laki-Laki'>Laki-Laki<br>
<input type='radio' id='jk' name='jk' value='Perempuan'>Perempuan<br>
<input type='submit' name='submit' value='Proses'>
</form>";
?>
</html>
Langkah kedua buat file dengan listing program di bawah ini dan simpan di folder htdocs satu folder dengan file inputpilihan.php dan beri nama cetak.php.
<html>
<head>
<title>Latihan Bahasa PHP</title>
</head>
<?php
echo"Jenis kelamin anda adalah : " .$_POST['jk'];
?>
</html>
Itulah cara membuat tombol pilihan option button dan menampilkan hasilnya pemilihannya menggunakan bahasa pemrogaman PHP yang penulis ketahui, semoga artikel ini dapat bermanfaat bagi anda.
Artikel bahasa pemrograman PHP :